|

Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Supermoon adalah peristiwa purnama saat bulan dalam posisi jarak terdekatnya dengan bumi (perigee) sejauh 356.577 kilometer. Jarak terjauh bulan dengan bumi (apogee) terentang 364 ribu kilometer pada Desember mendatang. Peristiwa Supermoon akan berlangsung Sabtu, 19 Maret pukul 19.10 GMT atau di Indonesia pada Ahad, 20 Maret pukul 02.10 WIB.

Ups, ini bukan Superman. Ini adalah "Supermoon". Supermoon adalah fenomena ketika Bulan tampak lebih besar dari biasanya akibat kedekatannya dengan Bumi. Supermoon akan bisa dilihat Sabtu (19/3/2011) malam. Bulan akan tampak 7 persen lebih besar dari biasanya.

Supermoon sendiri bukanlah istilah dalam astronomi, melainkan dalam astrologi. Kalangan astrolog biasanya mengidentikkan supermoon dengan kekuatan jahat atau bencana. Seorang astrolog bernama Richard Nolle, misalnya, memperkirakan bahwa supermoon kali ini akan menimbulkan bencana gunung berapi dan badai.

Kabar yang beredar di internet juga menyebut bahwa supermoon yang akan terjadi esok berkaitan dengan bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang Jumat (11/3/2011) lalu. Namun, hal tersebut ditampik oleh para astronom dengan mengatakan efek supermoon sangatlah kecil.

Dalam dunia astronomi, Bulan bisa berada di titik terjauh dan terdekat dengan Bumi. Titik terjauh dikenal dengan apogee, sedangkan titik terdekat dikenal dengan perigee. Saat Bulan mencapai titik terdekat atau perigee inilah, fenomena yang dikenal dengan supermoon terjadi.

Publikasi space.com menyebutkan, Bulan akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi dalam kurun waktu 18 tahun terakhir. Bulan "hanya" 356,577 kilometer dari Bumi. Ini 30.000 kilometer lebih dekat dengan jarak rata-rata Bumi-Bulan biasanya yang berkisar 382.900 km.

Berdasarkan waktu Indonesia, jarak terdekat Bumi-Bulan tersebut akan terjadi pada Minggu (20/3/11) dini hari pada pukul 02.10 WIB. Puncak purnamanya sendiri bisa dinikmati pukul 01.11 atau 59 menit sebelum jarak terdekat Bumi-Bulan dicapai.

Bulan yang istimewa ini takkan bisa dinikmati langsung dengan mata telanjang. Untuk membedakan "kegemukannya", harus digunakan teleskop. Untuk menikmatinya pemandangan terbaik ini, seseorang juga mesti memlih lokasi yang lapang dan gelap hingga cahaya Bulan bisa lebih terang.

Akibat kedekatannya, maka Bulan akan sedikit memengaruhi kondisi di Bumi. Misalnya meningkatnya gelombang pasang yang terjadi akibat gaya tarik Bulan yang sedikit lebih besar. Bagi nelayan, kondisi ini perlu diwaspadai dan sebaiknya tak melaut.

Pengaruh lain adalah meningkatnya aktivitas seismik dan gunung berapi. Namun, sekali lagi efeknya sangat kecil. Jim Garvin dari Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt bahkan mengatakan, "Super dalam supermoon hanyalah karena penampakan yang lebih dekat."

Apa pun itu, menikmati fenomena alam yang jarang terjadi tentunya mengasyikkan. Apalagi bisa mengetahui "super"-nya bulan purnama. Selamat menanti Supermoon.... @Kompas


Manusia tidak dapat lepas dari ketergantungannya terhadap listrik sebagai salah satu sumber kehidupan. Melihat sudah menipisnya defisit bahan bakar maupun mineral sebagai pembangkit listrik banyak alternatif yang ditemukan, termasuk nuklir.

Reaktor nuklir adalah tempat terjadinya reaksi pembelahan inti (nuklir) atau dikenal dengan reaksi fisi berantai yang terkendali. Bagian utama dari reaktor nuklir yaitu: elemen bakar, batang kendali, moderator, pendingin dan perisai.

Reaktor nuklir dibedakan berdasarkan fungsinya menjadi dua, yaitu reaktor penelitian/riset, dan reaktor daya (pembangkit listrik tenaga nuklir.

Reaksi nuklir ini akan menghasilkan energi panas dalam jumlah cukup besar. Contohnya pada reaktor daya, energi panas yang dihasilkan dapat digunakan untuk menghasilkan uap panas, dan selanjutnya digunakan untuk mengerakkan turbin-generator yang bisa menghasilkan listrik.

Sedangkan pada reaktor penelitian, panas yang dihasilkan tidak dimanfaatkan dan dapat dibuang ke lingkungan.

Berikut adalah garis besar cara kerja sebuah reaktor nuklir(jenis PWR) hingga bisa menghasilkan listrik, seperti yang dilansir Nuklir.INFO:
- Di dalam inti reaktor, reaksi fisi terjadi karena adanya penembakan neutron terhadap bahan bakar nuklir yang menghasilkan energi panas.
- Energi panas yang dihasilkan dari inti reaktor kemudian dibawa oleh air bertekanan pada primary loop ke generator uap.
- D idalam generator uap, air yang berasal dari secondary loop menjadi terpanaskan dan terbentuklah uap.
- Uap yang dihasilkan diarahkan ke turbin uap untuk memutar generator dan akhirnya menghasilkan listrik.

Tetapi kurang cermatnya perhitungan dalam pendinginan reaktor akan meningkatkan konsentrasi pada inti materi. Ini terbukti pada saat Jepang mengalami situasi serba kacau karena gempa dan gelap, memaksa para petugas berimprovisasi dalam mendinginkan reaktor.

"Mereka bekerja dalam keadaan panik untuk mencari solusi mendinginkan inti reaktor. Ini mengindikasikan seberapa seriusnya masalah. Mereka terpaksa melakukan tindakan yang tidak biasa dan berimprovisasi untuk mendinginkan reaktor nuklir," ujar Mark Hibbs, peneliti senior dari program kebijakan nuklir di Carnegie Endowment for International Peace.

Akibatnya, menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA) lebih dari 170.000 orang dalam radius 10-20 km dari instalasi pembangkit di Fukushima telah diungsikan sehubungan dengan ledakan yang terjadi pada pembangkit tersebut.

Dampak sesaat atau jangka pendek akibat radiasi tinggi di sekitar reaktor nuklir antara lain mual, muntah, diare, sakit kepala, dan demam.

Sementara itu, dampak yang baru muncul setelah terpapar radiasi nuklir selama beberapa hari di antaranya adalah sebagai berikut: pusing, mata berkunang-kunang, disorientasi atau bingung menentukan arah, lemah, letih, dan tampak lesu, kerontokan rambut dan kebotakan, muntah darah atau berak darah, tekanan darah rendah, dan luka susah sembuh.

Dampak jangka panjang dari radiasi nuklir umumnya justru dipicu oleh tingkat radiasi yang rendah sehingga tidak disadari dan tidak diantisipasi hingga bertahun-tahun. Beberapa dampak mematikan akibat paparan radiasi nuklir jangka panjang antara lain kanker, penuaan dini, gangguan sistem saraf dan reproduksi, dan mutasi genetik.

Pertambahan penduduk yang lebih makmur dan bersaing untuk memperoleh sumber daya yang kian langka dapat membuat dunia "tak bisa dikenali" paling lambat pada 2050, demikian peringatan beberapa peneliti dalam konferensi utama ilmu pengetahuan di AS, Ahad (20/2).

PBB telah meramalkan penduduk global akan mencapai tujuh miliar pada tahun ini, dan bertambah jadi sembilan miliar pada 2050. "Kebanyakan pertumbuhan justru terjadi di negara miskin, terutama di Afrika dan Asia Selatan," kata John Bongaarts dari organisasi nirlaba Population Council.


Untuk memberi makan semua mulut itu, "kita nantinya perlu menghasilkan sebanyak mungkin pangan dalam 40 tahun ke depan sebagaimana telah kita lakukan dalam 8.000 tahun belakangan", kata Jason Clay dari World Wildlife Fund dalam pertemuan tahunan tersebut yang diselenggarakan oleh American Association for the Advancement of Science (AAAS).

"Hingga 2050 takkan ada sisa planet yang bisa dikenali", jika kecenderungan saat ini berlanjut, kata Clay. Penduduk yang bertambah akan memparah masalah, seperti berkurangnya sumber daya, kata John Casterline, Direktur Initiative in Population Research di Ohio State University.

Namun penghasilan manusia juga diperkirakan akan naik selama 40 tahun ke depan --tiga kali lipat secara global dan jadi delapan kali lipat di negara berkembang. Kondisi itu justru menambah berat beban bagi pasokan makanan global.

Orang cenderung mendatangi rangkaian gerai makanan saat penghasilan mereka meningkat. Mereka mengkonsumsi makin banyak daging dibandingkan dengan ketika penghasilan mereka lebih sedikit, kata para ahli tersebut.

Diperlukan sebanyak 3,4 kilogram padi-padian untuk menghasilkan satu pon daging, dan sebanyak tiga sampai empat pon padi-padian untuk menghasilkan satu pon keju atau beberapa telur, kata para ahli itu.

"Makin banyak orang, makin banyak uang, makin banyak konsumsi, tapi planetnya tetap yang lama," kata Clay kepada AFP. Ia mendesak para ilmuwan dan pemerintah untuk mulai melakukan perubahan sekarang untuk menghasilkan makanan.

Sementara itu, ahli kependudukan menyerukan pendanaan lebih banyak buat program keluarga berencana guna membantu mengendalikan pertumbuhan jumlah manusia, terutama di negara berkembang.

"Selama 20 tahun, sangat sedikit penanaman modal di sektor keluarga berencana, tapi perhatian mulai balik lagi sekarang, sebagian gara-gara faktor lingkungan hidup seperti pemanasan global dan harga pangan," kata Bongaarts.

"Kami ingin meminimkan pertumbuhan penduduk, dan satu-satunya cara yang tersedia untuk melakukan itu ialah melalui program keluarga berencana yang lebih efektif," kata Casterline.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan pola pengendapan. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Akibat pemanasan global dan kebutuhan akan perut manusia sangat menekan spesies ikan besar di lautan. Penangkapan ikan secara berlebihan oleh manusia membuat makin sedikit ikan besar pemangsa yang berenang di berbagai samudra di dunia, kata beberapa ilmuwan Jumat (18/2).

"Penangkapan ikan secara berlebihan tentu saja telah berlangsung dan menimbulkan dampak 'ketika kucing tak ada, tikus berkeliaran' terhadap lautan kita," kata Villy Christensen, profesor di UBC Fisheries Centre.

Para peneliti itu juga mendapati lebih dari separuh (54 persen) kemerosotan populasi ikan pemangsa telah terjadi selama 40 tahun terakhir. Sebanyak 76 juta ton makanan laut komersial dilaporkan telah ditangkap pada 2006. Itu berarti "tujuh triliun hewan dibunuh dan dikonsumsi oleh kita atau ternak kita", kata ilmuwan UBC Reg Watson.

Watson mengatakan kegiatan penangkapan ikan telah berkembang selama beberapa dasawarsa belakangan, sehingga secara keseluruhan mencapai posisi 1,7 miliar watt, atau 22,6 juta tenaga kuda, di seluruh dunia tahun itu.

Bulan Desember ini jadi masa yang dinanti oleh para pengamat langit. Bukan hanya hujan meteor Geminid, gerhana bulan juga akan terjadi sekitar 20-21 Desember.

Berdasarkan keterangan NASA, masing-masing wilayah di dunia akan mengalami penampakan yang berbeda dari gerhana tersebut. Gerhana bulan terakhir kali terjadi 20 Februari 2008. Meskipun, dua gerhana bulan total akan menanti di 2011, pengamat di Amerika Utara harus menunggu hingga April 2014 untuk melihat gerhana bulan menakjubkan itu.

Gerhana bulan pada dasarnya terjadi saat bulan berada di balik bayangan Bumi. Tidak seperti gerhana matahari, para pengamat langit tidak perlu menggunakan pelindung mata.

Pada l 20 sampai 21 Desember 2010 nanti, saat cuaca normal, pengamat langit tidak akan menyadari fenomena itu hingga 45 menit setelahnya, saat muncul awan atau bayangan di sisi kiri atas bulan.

Gerhana bulan total akan terlihat di seluruh Amerika Utara dan Selatan, bagian utara dan barat Eropa, sebagian kecil timur laut Asia, termasuk Jepang dan Korea. Gerhana itu juga dapat dilihat di kawasan Selandia Baru dan Hawai.

Secara kesuluruhan, diperkirakan 1,5 miliar orang akan berkumpul untuk menyaksikan gerhana bulan tersebut.

Bagi masyarakat di kawasan barat Afrika dan Eropa Tengah dapat melihat gerhana bulan sebelum bulan turun dari garis katulistiwa menjelang pagi di 21 Desember. Di sisi lain, sepertiga kawasan Asia timur dan Australia dapat melihatnya di 21 Desember, malam hari.@Inilah.com

VIRUS HIV/AIDS sangat berbahaya karena mengancam jiwa manusia. Namun, virus itu kini bisa sedikit ramah dengan kita lantaran bisa terdengar alunan nada dari karakteristik DNA.

Alexandra Pajak, mahasiswa pascasarjana University of Georgia, menciptakan cara baru dalam melihat kerumitan HIV dengan menggabungkan struktur biologis penyakit tersebut dengan musik. Selama beberapa bulan, Pajak secara hati-hati mepelajari perbedaan tipe DNA yang membentuk virus AIDS dan mengaransemen ini ke dalam satuan musik untuk masing-masing unsur.

Hasilnya, Pajak mampu membuat 17 track lagu dalam album berdurasi 52 menit. Album ini dijuluki 'Suara HIV'. "Saya ingin menunjukkan semua sifat yang terkandung di DNA HIV. Ini adalah cara baru bagi setiap orang untuk belajar memahami virus ini," katanya.

Mahasiswa pascasarjana yang sempat mempelajari musik di Agnes Scott College ini mengatakan bahwa proyek tersebut membutuhkan waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya. Ia ingin menyusun terjemahan musik paling akurat dalam menggambarkan kode genetik HIV.

Menurut Pajak, dia pertama kali mendobrak nukleotida dasar di dalam DNA, secara singkat diberi nama ilmiah A, C, T dan G. Untungnya, hal ini dapat dimanfaatkan dalam menentukan skala musik.

Ada banyak logika yang terlibat, ujar Pajak. Ia juga membuat nada bagi 20 asam amino dan protein sebagai skala A-minor. "Ketika Anda mendengar musik ini maka Anda benar-benar mendengar seluruh genom yang terdapat di virus HIV. Ini sangat menyenangkan," kata Pajak lagi.

Ia menulis dan menciptakan seluruhnya pertama kali di nada klasik keyboard. Selanjutnya, ia meminta band instrumental Sequence Ensemble untuk membuat musik akhir. Band ini memanfaatkan piano, fluet, klarinet dan beberapa alat musik lain.
@Tribunnews

HAMPIR semua orang di dunia percaya Nabi Musa dengan bantuan Tuhan membuat mukjizat membelah Laut Merah saat memimpin bangsa Israel melarikan diri dari kejaran pasukan Mesir. Namun, kini muncul teori baru soal kejadian yang ditulis di kitab suci itu.

Sebuah simulasi komputer terbaru menyodorkan kemunungkinan lain.

Hasil simulasi menunjukkan kemungkinan besar terbelahnya Laut Merah dibantu tiupan angin yang sangat kencang pada saat itu.

Simulasi yang dikerjakan sejumlah ilmuwan Amerika Serikat itu menunjukkan bagaimana embusan angin kemungkinan besar menciptakan sebuah jembatan tanah di sebuah lokasi.

Jembatan inilah yang memungkinan bangsa Israel melewati Laut Merah dengan aman.

Delta Sungai Nil


Dalam temuan yang sudah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Plos One ini, para ilmuwan mencoba membuktikan bahwa tiupan angin kencang dari arah timur yang terjadi sepanjang malam, bisa jadi mendorong air laut ke arah alur sungai purba yang diyakini sudah menyatu dengan laguna di sepanjang pantai.

Akibat air laut yang terdorong ke dua arah, sebuah jembatan tanah terbentuk yang membuat bangsa Israel bisa melewati jalan berlumpur dengan selamat.

Ketika angin berhenti berembus, air laut kembali menyatu dan bersamaan dengan lewatnya pasukan Mesir, yang di dalam Kitab Perjanjian Baru digambarkan binasa seluruhnya.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan sebuah rekonstruksi di Delta Sungai Nil yang dari sisi lokasi dan kedalamannya mirip dengan Laut Merah pada masa Nabi Musa.

“Simulasi ini hampir cocok dengan apa yang terjadi dalam kitab Perjanjian Lama,” kata pimpinan peneliti Carl Drews dari Pusat Penelitian Riset Atmosfer Nasional AS (NCAR).

“Pembelahan air dapat dipahami melalui dinamika air. Angin memindahkan air sesuai hukum fisika, menciptakan sebuah celah aman dengan air di kedua sisi sebelum kemudian air kembali ke tempat semula,” tambah Drews.

Penelitian soal mukjizat Nabi Musa ini merupakan bagian dari sebuah proyek penelitian yang lebih besar tentang pengaruh angin terhadap kedalaman air.

Beberapa Teori

Dalam Kitab Keluaran di Kitab Perjanjian Lama, dikisahkan Nabi Musa dan bangsa Israel terjebak di antara pasukan Mesir yang terus mendekat dan tepian laut yang diyakini adalah Laut Merah.

Menurut Kitab Suci dengan bantuan Tuhan, sepanjang malam angin timur berembus kencang yang kemudian membelah laut untuk menciptakan sebuah jalan dengan dinding laut di kedua sisinya.

Melalui jalan inilah, bangsa Israel mencapai sisi lain Laut Merah. Namun, ketika pasukan berkuda Firaun mengejar, air laut kembali menyatu dan menenggelamkan seluruh pasukan Mesir.

Sebelum hasil simulasi yang dikerjakan para ilmuwan Amerika Serikat ini, sejumlah ilmuwan lain sudah mengajukan teori bahwa kejadian itu adalah semata-mata proses alam.

Beberapa ilmuwan berspekulasi gelombang tsunami yang mengakibatkan laut bergerak mundur dan kembali lagi ke posisi semula dengan cepat.

Namun teori itu diragukan karena tsunami tidak mungkin membuat air terbelah selama semalam penuh.

Ternyata hewan Simpanse sejenis kera besar lebih pintar dari pemburu yang notabene adalah manusia dan penjebak dengan berbagai perangkap.

Buktinya, Simpanse itu tak pernah tertangkap atau terperangkap oleh jebakan para pemburu di hutan tropis Guinea Afrika. Dan anehnya lagi, perangkap yang telah dipasang itu bisa diurai oleh Simpanse tanpa harus terjebak di dalamnya.

Penemuan ini secara kebetulan ditemukan oleh ahli primata Gaku Ohashi dan Profesor Tetsuro Matsuzawa yang mengamati simpase-simpanse yang hidup di Bossou, Guinea untuk mempelajari perilaku sosial hewan tersebut.

Luka-luka yang diakibatkan perangkap dilaporkan bisa dilihat di banyak tempat penelitian simpanse di seluruh Afrika timur dan barat.

Tetapi, sangat sedikit laporan mengenai luka-luka karena perangkap yang dialami oleh simpanse yang diteliti, dan ini mengherankan karena simpanse hidup berdekatan dengan pemukiman manusia dan perangkap pada umumnya dipasang di sana.

Saat melakukan penelitian terhadap simpanse, Ohashi dan Prof Matsuzawa dari Lembaga Penelitian Primata di Universitas Kyoto, Jepang, menyaksikan lima ekor simpanse jantan yang berusia muda dan sudah dewasa sedang berusaha menerobos dan menon-aktifkan perangkap.

Pada dua kesempatan yang mereka amati, simpanse itu berhasil menon-aktifkan perangkap yang dipasang bagi mereka.

"Penelitian menunjukkan bahwa simpanse bisa mempelajari perilaku tanpa melakukan percobaan" kata Ohashi dikutip bbc.

Para peneliti berspekulasi bahwa simpanse mungkin telah mempelajari cara kerja perangkap itu setelah cukup lama mengamatinya, dan informasi itu diturunkan ke berbagai generasi.

Alam semesta bukan ciptaan Tuhan ?, itulah pernyataan paling kontroversial dari Fisikawan dari Inggris yang diduga menganut atheisme. Pantas saja kalau seorang atheis tidak mempercayai tentang keberadaan Tuhan sebagai pencipta seluruh isi alam semesta ini. Bagaimana seorang Stephen Hawking menganalisa kejadian alam semesta ini yang katanya bukan diciptakan oleh Tuhan, Berikut kisahnya :

Fisikawan terkemuka asal Inggris, Stephen Hawking, dalam bukunya terbarunya, 'The Grand Design' mengatakan bahwa Big Bang tercipta akibat hukum gravitasi dan bukan karena adanya campur tangan ilahi.

Seperti yang dikutip The Guardian, Hawking menentang pendapat Issac Newton yang mengatakan alam semesta adalah ciptaan Tuhan, karena tidak mungkin alam tercipta dari khaos.

"Karena adanya hukum gravitasi, alam semesta bisa dan akan tercipta dengan sendirinya. Penciptaan yang spontan itu adalah alasan mengapa sesuatu itu ada, mengapa alam semesta itu ada, mengapa kita ada," tegas Hawking yang menulis buku itu bersama Leonard Mlodinow, fisikawan asal AS.

"Tidak perlu membawa-bawa Tuhan seolah-olah Ia yang memicu terciptanya alam semesta," tambah Hawking.

Dalam buku yang akan segera terbit pada 9 September mendatang di Inggris itu Hawking meyakinkan bahwa 'M-Theory', sebuah bentuk dari 'string theory', bisa menjelaskan

"Fakta bahwa kita manusia, kita sendiri adalah kumpulan-kumpulan partikel fundamental dari alam, telah nyaris memahami hukum-hukum yang mengatur kita dan alam semesta merupakan sebuah kemenangan besar," catat Hawking kemudian.

Hawking mengatakan penolakan terhadap keyakinan Newwton bahwa alam semesta tidak bisa lahir dari khaos datang dari sebuah observasi pada 1992 yang meneliti sebuah planet yang mengelilingi sebuah bintang.

"Itu membuat kebetulan yang melingkupi kondisi sistem planet kita seperti matahari tunggal, kombinasi jarak Bumi-matahari dan masa matahari yang secara kebetulan menguntungkan manusia, menjadi tidak lagi luar biasa dan tidak cukup meyakinkan bahwa bumi dirancang dengan hati-hati untuk mendukung kehidupan manusia," jelas Hawking kemudian.

Sebelumnya dalam bukunya yang terbit tahun 1988, 'A Brief History Of Time', Hawking menegaskan kepercayaanya akan campur tangan Tuhan dalam penciptaan alam semesta.

"Jika kita menemukan sebuah teori yang lengkap maka itu akan menjadi kemenangan besar dari nalar manusia, untuk itu kita harus mengetahui pikiran Tuhan," tulis Hawking, pada saat itu.


Stephen William Hawking lahir di Oxford, 8 Januari 1942 adalah seorang ahli teori fisika. Ia putra dari seorang guru besar matematika di Universitas Cambridge.

Dalam kiprah keilmuannya, Hawking terkenal karena sumbangannya di bidang fisika kuantum. Di bidang agama, menurut bekas istrinya, Jane, Hawking adalah seorang atheis. Namu Hawking mengaku bahwa ia "tidak religius secara akal sehat" dan ia percaya bahwa "alam semesta diatur oleh hukum ilmu pengetahuan. Hukum tersebut mungkin dibuat oleh Tuhan, tetapi Tuhan tidak melakukan intervensi untuk melanggar hukum."


Sumber :
  1. http://www.antaranews.com/berita/1283419789/hawking-alam-semesta-tercipta-karena-hukum-gravitasi
  2. http://www.tempointeraktif.com/hg/sains/2010/09/02/brk,20100902-275950,id.html

Blog Archive

Indonesia Selebritis Terbaru Terkini Informasi Bola Hiburan dunia Lifestyle Kesehatan Teknologi Seks Unik dan Aneh Drama Korea Gallery Olahraga Film Korea Kata Kata Sains Video Film Kata Mutiara Movie Facebook Kata Indah Kata Islami Nokia Review Tahukah Anda Unik Blogger Handphone Review Ponsel Seo Aktor Korea Blogger Template Blogging Entertaiment Profile Provider Wajah Zodiak Cinta Internet Jerawat Kata Cinta Kata Gombal Motivasi Selebriti Terkini Seo Contest Software Telkomsel Youtube Android Aneh Apple Ban Terbaik Berita Hiburan Berita Indonesia BlackBerry Browser Bergerak Liar Browser bergerak dan mengisih tex's Cara Cepat Merestart dan Mematikan Computer Cerita Curhat Desain Interior Dewasa Di Indonesia Download Autocad Download Smadav Dunia Internet Emoticon Fashion Gadet Gambar Games Google Iphone Islam Kamar Kata - Kata Mutiara Kata Lucu Kata Romnatis Kata-kata Hari Raya Komputer Membuat gambar Selalu Berada Di pojok Motivasi Blogging Pasang Facebook Profile di Blog Photo Property Rambut Romantis SAMPLE DESAIN Scipt Tex's Facebook Berwarna - warni Script Alert Pembuka Blog Script Brower Zom Out Script Calendar Pada Blog Anda Script Clock Pada Blog Anda Script Foto Di Facebok Melayang - Layang Script Memasang Google Translate Script Memasang Yahoo Masanger Pada Blog Script Mematikan Click Kanan Script Tempat Dan Model Ketikan Script Tex's Neon Script Title Bar Berjalan Script Title Bar Berjalan Di Tempat Sepak Bola Sms Hari Raya Sms Ucapan Sony Ericsson Sport Sript Chat di Samping Tips Ramadhan Tools Trend 2012 Visitor Windows Phone Xl